Tampilkan postingan dengan label RTS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RTS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Agustus 2016

Shogun 2:Total War
Story Berseting pada abad 16 setelah masa perang Onin. Jepang terbagi menjadi beberapa clan yang dipimpin oleh panglima perang dan masing-masing clan saling mengklaim untuk menjadi penguasa terhebat di Jepang. Nah…tujuan kita dalam game ini adalah memimpin salahsatu clan untuk menguasai seluruh teritori Jepang. 


Gameplay 
Pada awal permainan kita disuruh memilih salahsatu dari 9 clan terkuat yang ada di Jepang. diantaranya ada clan Chosokabe, Shimazu, Date, Hojo, Mori, Oda, Takeda, Tokugawa, dan Uesugi. Masing-masing clan memiliki kelebihan dan kelemahan, seperti clan Chosokabe yang memiliki prajurit pemanah yang kuat dengan biaya rekruit yang rendah serta memiliki kemahiran dalam bidang pertanian, yang tentu saja akan meningkat pemasukan keuangan. Sedangkan untuk clan Takeda memiliki prajurit berkuda yang tangguh dengan moral yang tinggi. Sayangnya pada Shogun 2, ciri khas model prajurit dari tiap clan tidak telalu tampak. Yang tampak cukup membedakan hanya pada warna dan benderanya saja. Jika dibandingkan dengan Total War sebelumnya yang meliputi perang dengan beberapa negara, ciri khas dari tiap negara terlihat pada model prajuritnya. 



Awalnya kita hanya memiliki satu propinsi dari puluhan propinsi yang tersebar pada sebuah peta Jepang. Mulai dari sini kita mulai membangun pondasi kerajaan kita dengan, membangun infrastruktur pertanian dan jalan untuk meningkatkan perekonomian. Meneliti teknologi baru untuk mendapatkan bangunan baru ataupun meningkatkan kemampuan bangunan yang sudah ada. Kemudian merekrut prajurit untuk menjaga teritori kita dan menguasai teritori musuh. Berbicara tentang teritori, selain menempatkan prajurit untuk menjaga benteng, kita juga harus menempatkan prajurit ke sudut-sudut teritori kita untuk menjaga bangunan kita dari serangan musuh. Seperti contoh, musuh dapat membakar bangunan penyimpanan hasil panen yang berdampingan dengan teritori musuh untuk mengacaukan perekonomian dan memperlemah kekuatan pasukan kita. Karena game ini merupakan game Turn-Based strategy, Maka dalam membuat sebuah bangunan, meneliti teknologi baru, hingga merekrut prajurit, semuanya diproses bedasarkan jumlah turn atau giliran, yang dapat diekskusi dengan tombol Enter pada keyboard atau mengklik tombol pada bagian sudut kanan bawah layar permainan. Setiap turn atau giliran juga mewakili perubahan musim yang akan terlihat perubahannya pada peta permainan. Misalnya saat musim semi, permukaan peta akan dihiasi pohon sakura dengan bunga-bunga yang berterbangan dan saat musim dingin, permukaan peta ditutupi oleh salju putih. Dalam memanajemen propinsi, kita dapat mengatur jumlah pajak yang ditarik, namun tidak boleh sembarangan. Karena dengan menarik pajak telalu tinggi, rakyat akan marah dan terjadi kekacauan di propinsi kita. Diplomasi juga menjadi altenatif untuk memperkuat clan dengan beberapa cara, seperti salahsatunya memberi upeti. Kemudian Kita juga dapat memanajemen keluarga kita, seperti menjadikan anak sebagai pewaris tunggal clan kita ataupun menjalin hubungan persaudaraan dengan clan lain yakni menikahkan anak kita dengan clan aliansi yang dianggap pantas. Saat dua kubu clan yang bermusuhan saling berhadapan di peta permainan, maka perang pun tak terhindarkan lagi. Sebelum memulai peperangan, kita dapat melihat kekuatan prajurit musuh mulai dari jumlah hingga tipe prajuritnya. Dalam game ini, belum tentu jumlah prajurit terbanyak pasti memenangkan peperangan. Karena taktik dan strategi yang tepat juga menjadi penentu kemenangan dalam peperangan. Dan ini menjadi kesenangan tersendiri bagi kita saat memenangkan peperangan dengan prajurit yang jumlahnya kalah dari musuh. Dalam menerapkan taktik, kita bisa memanfaatkan lingkungan dan kemampuan masing-masing tipe prajurit dengan menempatkan prajurit pemanah pada dataran tinggi untuk mendapatkan jangkauan tembak yang lebih jauh atau menyembunyikan prajurit ke dalam hutan untuk menciptakan serangan mendadak yang dapat menurunkan moral prajurit musuh sehingga gampang dihabisi dan sisa prajurit akan berusaha melarikan diri. Pertarungan tidak hanya berlangsung di darat saja, tapi juga meliputi peperangan diatas laut dengan mengunakan kapal-kapal perang. Selain menembakan panah dan senjata api, kapal perang juga dapat merapat ke kapal musuh kemudian prajurit menaiki kapal untuk berperang diatas kapal. Dalam Shogun 2, pemimpin dan jenderal perang telah diberikan kepribadian yang mendalam sebagai tokoh pahlawan. Dimana saat memenangkan sebuah peperangan, mereka akan mendapat point pengalaman untuk membuka skill mereka pada pohon skill yang tersedia. Disamping itu, mereka juga dibekali reputasi atau rangking yang ditentukan dalam jumlah bintang serta tingkat royalti yang juga penting untuk diperhatikan. Apa jadinya clan kita jika jenderalnya membelot… 
Graphic
Sungguh sangat bagus grafis pada Shogun 2, namun harus terbayarkan dengan spesifikasi komputer yang lumayan tinggi. Kedetilan game ini tampak pada lingkungan perang hingga prajurit yang dalam jumlah banyak sekalipun masih terlihat halus. Seperti contoh saat ribuan panah kecil yang menghujam ke depan kamera masih terlihat detil dan prajurit yang ada didalam kapal, juga terlihat aktif dengan kesibukan mereka. Kemudian animasi karakter juga terlihat halus seperti pada saat mereka beradu pedang samurai dan memanah terlihat alami. Musik dalam game juga turut memberikan point lebih untuk game ini. Musiknya dialunkan dari alat musik tradisional yang terdengar pas dengan suasana permainan. Seperti saat peperangan terdengar alunan ritme yang cepat dan membangkitkan semangat berperang serta semangat bermain pula.
Overall 
Akhir kata, Shogun 2 tidak hanya mengandalkan nama besar Total Wars. Game ini telah mengalami banyak perkembangan dan perbaikan yang memantapkan diri sebagai game strategi terbaik, yang mana dapat membuat pemain menghabiskan waktu berjam-jam duduk didepan layar komputer. Dan sangat tidak disarankan untuk gamer yang kurang menyenangi game strategi, mungkin bisa frustasi dan cepat merasa bosan dengan game ini.
Empires and Allies

g
Empires & Allies merupakan game perang yang dikembangkan oleh Mark Skaggs bersama tim pengembang yang dipimpinnya. Mark Skaggs sendiri adalah seorang Vice President of Games dari Zynga. Selain Empires & Allies, Mark Skaggs juga diketahui pernah mengembangkan seri game popular FarmVille, salah satu anggota dalam sebuah tim pengembang game RTS yaitu seri Lord of the Rings: Battle for Middle-earth dan seri Command & Conquer. Kedua game tersebut merupakan jenis game yang sangat terkenal untuk konsol dan PC. Selain di media pertemanan facebook, kini Anda pun dapat turut memainkan game bergenre online strategi ini dalam perangkat mobile.
Perbedaan Empires & Allies Versi Facebook vs Versi mobile
Pada saat ini Empires & Allies sudah dapat didownload melalui Google Play Store ataupun di  iTunes App Store. Seakan ingin melanjutkan kesuksesannya, perusahaan raksasa game sosial Zynga juga turut merilis game mobile terbaru dalam versi smartphone android dan juga iOS dengan berjudul yang sama. Walaupun menggunakan judul sama, namun Anda akan menemukan beberapa perbedaan yang cukup jauh dari masing-masing versinya salah satu yang paling menonjol adalah dalam hal visualisasinya. Jika pada versi Facebook para gemer sudah sangat pamiliar dengan penggunaan visualisasi kartun, maka sensasi berbeda akan Anda peroleh dengan memainkan Empires & Allies versi mobile karena menghadirkan visualisasi yang lebih realistis.
Empires & Allies versi mobile terbaru ini kembali menghadirkan semangat bermain game Real Time Strategy (RTS) tradisional yang kemudian diformulasikan secara khusus bagi perangkat smartphone dan tablet. Dalam membangun militer yang kuat, para gamer diharuskan untuk dapat menyiapkan pasukan, melengkapi para karakter dengan berbagai jenis senjata yang variasi sampai menyediakan kendaraan seperti tank, helikopter dan pesawat tempur.
Fitur lain yang ditawarkan oleh  permaianan Empires & Allies versi mobile adalah fasilitas yang akan memudahkan para gamer untuk dapat terhubung dengan sesama yang juga sedang memainkan game tersebut di sosial media. Bersama teman gamer dapat membentuk “allies” serta dapat menggunakan fitur “Strike Force,” yang digunakan gamer untuk memberikan tugas kepada allies-nya yang berada di posisi tertentu untuk melakukan penyerangan.
Cara Bermain
Walaupun terdapat beberapa perbedaan namun secara umum, bermain game Empires & Allies versi facebook maupun versi mobile tidak jauh berbeda karena sama-sama menggunakan Real Time Strategy (RTS) online yang enak untuk dimainkan. Untuk dapat memainkan game besutan zynga ini melalui laman facebook, langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan melakukan login terlebih dulu dengan menggunakan akun facebook Anda.
Pola permaianan dalam Empires & Allies ini adalah para gamer diharuskan untuk membela warga yang berada dalam sebuah pulau dari aksi jahat Aliansi Kelam. Para gamer dapat memih untuk membangun kembali tanah airnya itu dengan melakukan beberapa tindakan seperti membangun kerajaan, membangun tentara dan sebagainya dengan maksud untuk memerangi benteng pulau Raven atau opsi lainnya adalah dengan membawa perang tersebut  ke teman untuk selanjurnya menginvasi kepulauannya. Untuk dapat menyelesaikan berbagai misi ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan diantaranya adalah:
  • Mendapatkan energy, mengingat keberadaanya sangat dibutuhkan untuk dapat melakukan berbagai pekerjaan seperti membangun, membersihkan daerah, memanen, berperang, mengambil sumberdaya dan membantu teman. Energy akan bertambah setiap 5 menit, namun untuk meningkatkan pemerolehannya dapat dilakukan dengan mengunjungi tetangga, membantu pekerjaannya, meminta kepada tetangga dan berperang.
  • Menapatkan surat perluasan yang dapat diperoleh dengan cara menyelesaikan satu misi untuk melawan musuh.
  • Mendapatkan sumberdaya logam seperti gold, aluminium, copper, uranium dan iron
  • Melakukan berbagai kegiatan yang akan menghasilkan satu experience dengan maksud untuk meningkatkan level
  • Dalam permaianan ini tetangga merukan kunci utama, oleh karena itu para gamer dasarankan untuk dapat menambah jumlah tetangga karena semakin banyak tetangga maka semakin besar juga kesempatan bagi Anda untuk meminta pertolongan kepada tetangga seperti untuk meminta energy, mendapatkan sumberdaya logam, perlindungan dan jenis pertolongan lainnya.

Yang perlu diketahui sebelum memainkan game Empires & Allies ini adalah kemungkinan ada harga atau biaya yang harus Anda keluarkan. Walaupun Zynga mengklaim bahwa untuk dapat memenagkan permaianan pada game ini para gamer tidak perlu membayar namun bukan berati Anda tidak akan mengeluarkan uang sama sekali.





StarCraft II:Legacy of The Void
Perusahaan besar yang hampir semua game buatannya selalu meraih sukses, Blizzard Entertainment, mengumumkan lanjutan dari seri Starcraft yaitu Starcraft II: Legacy of The Void.Pada acara BlizzCon yang digelar di kota Anaheim, Amerika, Blizzard memperlihatkan trailer dariStarcraft II: Legacy of The Void, sekuel terkini yang sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemarnya. Kabarnya, sekuel ini akan melengkapi cerita dari Starcraft II trilogi.
Menurut Mike Morhaime, CEO dan cofounder dari Blizzard Entertainment, Starcraft II: Legacy of The Void akan langsung meneruskan cerita dari seri Hearts of The Swarm, yang merupakan ekspansi pertama dari Starcraft II: Wings of Liberty. "Legacy of The Void, akan memberikan pengalaman paling berkelas dari Starcraft II", ujar Mike. "Cerita baru pada single player akan mengakhiri cerita masif Starcraft II, dan kami sangat gembira dapat menghadirkan mode permainan baru yang akan membuka berbagai macam cara baru untuk memainkan game ini dan unit baru yang akan memberikan pengalaman lebih dalam memainkan strategi multiplayer padaStarcraft II".
Jika pada Starcraft II: Wings of Liberty, fokus utamanya adalah pada ras Terran, dan pada ekspansi Heart of Swarm, fokusnya ada pada ras Zerg. Maka kini pada Legacy of The Voidfokusnya ada pada ras Protoss. Namun, berbeda dengan Heart of Swarm, Legacy of The Voidadalah game yang berdiri sendiri. Artinya, Anda tidak memerlukan game-game sebelumnya untuk memainkan Legacy of The Void.
Ada beberapa mode permainan baru, seperti Archon Mode yang merupakan mode multiplayer kompetitif dan cocok dimainkan bersama teman-teman. Pada mode ini, dua pemain akan berbagi kendali pada satu markas dan unit sementara mereka juga harus menghadapi musuh yang terdiri dari gabungan dua pemain juga. Sehingga mode ini akan membutuhkan kerjasama yang kompak dari para pemainnya.
Lalu ada mode Allied Commanders yang merupakan mode kooperatif multiplayer. Setiap pemain akan memiliki komandan dengan kemampuan yang berbeda-beda. Pemain harus bekerja sama untuk menyelesaikan misi sekaligus meningkatkan kemampuan mereka seiring cerita berjalan.
Blizzard juga berjanji akan menambahkan unit-unit baru pada Legacy of The Void, sehingga hal ini akan menyenangkan para pemain veteran maupun mereka yang baru memainkan game ini. Untuk info selanjutnya seperti kapan rilis dan harganya, Blizzard akan mengumumkannya dalam waktu dekat.
Total War:Rome II
Creative Assembly kembali meramaikan industri PC game dengan meluncurkan seri kedua dari Rome: Total War. Dengan judul Total War: Rome II, game ini masih menjadi andalan sang developer untuk menunjukkan kepada dunia bahwa hidup game dengan genre strategybelum berakhir.
Pada review kali ini, CHIP akan mengupas kelebihan dan kekurangan apa saja yang terdapat di dalamnya.
Seri kedua memiliki banyak kelebihan dibanding pendahulunya. Itulah hal yang selalu Creative Assembly lakukan pada franchise Total War. Pada Shogun: Total War, misalnya, terdapat peningkatan yang signifikan dari seri pertama dalam berbagai aspek: grafis, sistem pertarungan, sistem diplomasi, cerita, pilihan faksi, serta teknik espionase dan sabotase.
Total War: Rome II juga memiliki peningkatan drastis dari aspek-aspek yang juga terdapat pada Shogun 2: Total War. Tidak sekadar perang massal, Rome II memiliki cerita yang lebih kuat.
Hal ini terlihat dari tersedianya prolog untuk memperkenalkan dasar permainan kepada gamer yang baru pertama kali mencoba Total War.
Jenis pasukan semakin bervariasi, jumlahnya pun semakin banyak
Meskipun menggunakan "Rome" pada judulnya, game ini juga menawarkan banyak pilihan faksi yang dapat kita lihat pada mode campaign. Cerita utama bangsa Romawi akan berada pada bagian prolog.
Terdapat enam belas pilihan faksi yang dibagi berdasarkan delapan wilayah: Roma, Kartago, Macedonia, Iceni, Arverni, Suebi, Parthia, dan Mesir. Terdapat empat pilihan tambahan yang hanya dapat diakses jika Anda telah membeli DLC tambahan Greek States Culture Pack.
Untuk mengalahkan bangsa lain, tentu saja Anda harus memperhatikan kekuatan pasukan yang dimiliki. Namun, jangan lupa untuk melihat kondisi di dalam kerajaan sendiri karena kekuatan pendukung utama dari sebuah pasukan adalah kondisi keuangan yang mencukupi.
Ekonomi yang stabil didapat dari jumlah pangan yang cukup, tingginya kebudayaan dan ketertiban sosial. Kondisi keuangan kerajaan Anda sangat penting karena sebagian besar akan dialokasikan untuk biaya perawatan pasukan, sehingga semakin banyak jumlah tentara yang Anda miliki, semakin besar pula biaya perawatannya.
Setiap pasukan mempunyai kemampuan khusus dan tidak aktif secara otomatis
Setiap kota kini memiliki garrison tambahan hasil dari pembangunan infrastrukturnya, sehingga kota tersebut akan memiliki tenaga pertahanan sendiri, meskipun pasukan utama sedang bergerak jauh ke luar perbatasan.
Pada saat menyerang kota lawan, kita tidak harus langsung menerjang masuk ke dalam kota. Kita bisa mengurangi kekuatan pertahanan kota lawan dengan memblokade aksesnya, tetapi harus diperhatikan juga bahwa pengepungan kota juga berdampak pada pasukan kita.
Pembangunan infrastruktur akan menopang pasukan Anda
Peningkatan signifikan juga terlihat dari kualitas grafis. Peta dunia dalam mode campaign sangat rinci, begitu juga saat adegan pertempuran.
Jika kita perhatikan lebih teliti, dalam satu unit pasukan yang terdiri dari 120 prajurit terdapat perisai dengan motif yang sangat bervariasi.
Sayangnya, terdapat bug yang cukup mengganggu performa hardware. Kami menjalankan game ini dengan processor i7-2600k dilengkapi GPU NVIDIA GTX780 dan RAM 8GB pada settingan extreme. Dengan spesifikasi tersebut, kami hanya mendapatkan FPS sebesar 38.
Seperti kita tahu, sedikit sekali game strategy yang hadir untuk meramaikan pasar game PC tahun ini. Total War: Rome II adalah game strategy yang CHIP jamin akan memanjakan game yang sudah rindu dengan suasana perang kolosal dan persaingan dalam menguasai dunia.

Company of Heroes 2
Pertunjukan ledakan yang memukau
Ciri khas dari game Company of Heroes masih sangat terasa pada seri terbarunya ini. Pertama-tama, CHIP menyarankan agar Anda menyiapkan PC yang cukup bertenaga, setidaknya Anda menggunakan CPU Intel Core-i3 atau AMD Phenom X6, RAM 4 GB, dan graphics card berharga satu jutaan ke atas. Hal ini perlu Anda lakukan jika ingin menikmati keindahan efek ledakan yang disajikan di dalamnya dengan meminimalisir lag. Awal-awal permainan, Anda sudah bisa menemukan beberapa ledakan yang membuat area peperangan seperti tanah, gedung, hingga pohon berantakan. Hal ini pula yang menjadi "bahan jualan" yang diandalkan oleh Relic. Pasalnya, mereka memperbarui engine game yang digunakan, yang tak lain adalah Essence 3.0 Engine.
Pemandangan seperti ini akan sering Anda temui dalam game ini yang disertai penurunan angka frame per second
Company of Heroes 2 adalah salah satu game yang dikembangkan secara eksklusif untuk PC. Oleh karena itu, tak heran apabila game ini tergolong game yang berat karena memiliki beberapa opsi grafis yang bisa Anda atur sesuai kemampuan PC. Ada opsi image quality, anti-aliasing, snow detail, hingga physics yang dapat mengantarkan suasana perang yang realistis ke hadapan Anda. Namun menurut CHIP, game ini masih memiliki kekurangan dari sisi visual, karena detail tanah dan bangunan masih kurang tajam meski opsi grafis sudah dimaksimalkan.
Konsentrasi bercabang
Ada tiga tingkat kesulitan yang tersedia, yakni Conscript, Captain, dan General. CHIP mencoba memainkannya di tingkat kesulitan captain. Hampir di setiap level permainan, bisa dipastikan konsentrasi Anda sebagai pemain akan bercabang. Dalam Company of Heroes 2, Anda memang dihadapkan dengan area pertempuran yang tidak terlalu luas. Namun, tetap saja pemain harus mengatur pasukan di berbagai titik pertempuran dan sering-sering melihat seluruh area tersebut untuk memastikan apakah pasukannya masih hidup atau jus­tru sudah tidak tersisa.
Membangun markas bukanlah hal yang sering ditemui dalam game ini. Di setiap level permainan, Relic selaku tim pe­ngembang sudah membuat skenario atau jalan cerita sendiri, sehingga sering kali Anda hanya akan dilimpahkan sejumlah pasukan untuk menyelesaikan misi utama. Namun jangan khawatir, karena Anda tetap bisa menambah jumlah pasukan apabila dibutuhkan. Menariknya, Anda tidak perlu sampai membuat pasukan dalam skala besar dalam game ini.
Di level-level tertentu, Anda bisa menghujam area pertahanan musuh dengan artillery barrage yang memiliki efek penghancur dengan skala besar
Empat elemen kunci
Man power, munitions, fuel, dan popula­tion cap adalah empat faktor kunci dalam Company of Heroes 2 yang harus dikumpulkan sebanyak-banyaknya. Keempat elemen tersebut memiliki fungsinya masing-masing.
Man power dibutuhkan untuk membangun markas atau pasukan. Munitions berguna untuk meng-upgrade atau memakai special ability (seperti granat, flame­thrower, hingga memanggil bala bantuan). Fuel untuk membeli kendaraan perang dan population cap untuk memperbanyak batas maksimal dari jumlah pasukan yang Anda miliki. Khusus untuk munitions dan fuel, Anda bisa memperbanyaknya dengan cara merebut markas musuh.
Misi utama dalam Company of Heroes 2 tidak melulu merebut wilayah atau gedung strategis. Relic menyelipkan beberapa misi yang berbeda. Salah satunya adalah ketika Anda hanya disediakan beberapa orang saja dan harus membunuh musuh dengan cara diam-diam.
Cuaca ekstrem seperti salju dapat memengaruhi pasukan Anda dalam berperang. Bahkan, pasukan bisa mati karena kedinginan
Misi lainnya akan membawa Anda untuk bergerilya di daerah yang tertutup sal­ju. Di kondisi cuaca ekstrem tersebut Anda patut waspada, karena pasukan yang Anda miliki bisa mati karena kedinginan. Tak hanya itu, pergerakan pasukan pun bisa terhambat oleh timbunan salju. Untuk itu, Anda harus membawa pasukan ke tempat yang aman seperti bangunan atau titik perapian. Dari seluruh misi yang tersedia, rata-rata waktu yang CHIP butuhkan untuk menyelesaikan setiap misinya berkisar antara 30 hingga 60 menit dengan tingkat kesulitan medium.